Negara Dan Pasar
Apa yang seharusnya dilakukan oleh Negara untuk mempertahankan kelancaran perputaran ekonomi yang ada? Ada beberapa yang ditawarkan dalam teori ekonomi politik, yang pertama, dalam pembuatan kontrak kerja antara produsen dan pekerja adalah memasukan unsur pemberian upah sesuai dengan barang yang dihasilkan nantinya, bukan dengan sesuai dengan jam kerja yang dilakukan kelas pekerja tadi. Kedua, jika barang yang di produksi nantinya dijual dengan kondisi barang tersebut. Negara dalam hal ini harus mengetahui kontrak yang telah dibuat oleh produsen dan kelas pekerja tadi, hingga terjadi pengawasan dan pemuasan bukan hanya pada pembuat kebijakan tadi tapi untuk yang terikat dengan kebijakan itu.
Pertanyaan kedua, bagaimana Negara dan pasar mengolah perputaran perekonomian, sehingga memberikan efek kepada konsumen atau masyarakat? perlu kita ketahui bersama bahwa Negara butuh perputaran ekonomi untuk masyarakat, dan juga pasar. Tetapi hal ini bukan berarti pasar harus mengikuti kemauan Negara, malahan mengkondisikan dengan keuntungan pasar itu sendiri. Negara hadir untuk melindungi kepentingan pasar dan masyarakat. Perhitungan yang matang, memberikan pikiran kepada Negara untuk memilih siapa yang harus diberikan keuntungan yang lebih, sehingga Negara tetap untung juga. Pasar pasti menginginkan lebih daripada keuntungan untuk masyarakat. Masyarakat tidak dapat menentukan pasar sendiri tanpa legitimasi dari Negara. Komoditi yang di siapkan oleh pasar tidak selalu menurut keinginan konsumen. Hal ini bertujuan agar, konsumen mengikuti cara kerja pasar dan tidak membuat perputaran pasar menjadi mandek.
Ketiga, apa yang seharusnya di lakukan oleh masyarakat atau konsumen sehingga mendapatkan keuntungan dari pasar?. Masyarakat sebagai penentu perputaran ekonomi, karna tanpa konsumen, pasar akan mengalami inflasi dan penurungan profit yang di dapatkan oleh pasar. Masyarakat perlu melakukan intervensi kepada pasar dan Negara. Seperti, mogok massal, melakukan aksi bersama, tetapi ini dapat di lakukan dengan membangun kesadaran semua orang yang dirugikan oleh pasar dan Negara. Tanpa itu semua, pemogokan dan aksi yang dilakukan, hanya omong kosong belaka. Terpimpin, terakomodir, dan memiliki perasaan yang sama.

Komentar