Passapu Sebagai Kebutuhan Story Dalam Ranah Pilkada.



Kajang adalah salah satu wilayah di Kabupaten Bulukumba, wilayah Kecamatan yang di dalamnya ada kawasan adat suku kajang atau lebih di kenal sebagai suku adat Amma Toa. suku kajang identik dengan bahasa Konjo, kesederhanaan, rumah dengan dapur yang berada di depan, dan identitas yang paling menonjol adalah pakaian serba hitam. Dimana pakaian ini sebagai lambang kesetaraan, kesederhanaan orang kajang. seseorang yang memakai identitas ini adalah orang-orang pilihan dan mempunyai keyakinan penuh atas apa yang di wariskan oleh nenek moyang mereka. Berbeda dengan generasi sekarang, Meraka sudah tidak terlalu tertarik memakai secara total, adakalanya mereka memakai pakaian adat ini, tetapi hanya pada waktu tertentu, seperti acara pentas, pertemuan kebudayaan atau hanya sebagai kebutuhan media sosial. agar mereka mendapat legitimasi sebagai anak budaya yang peduli kebudayaan mereka. Kawasan adat Amma Toa yang sering dikunjungi hanya sebagai destinasi wisata budaya, tanpa melihat apa yang bisa di tarik manfaatnya untuk membentengi diri dari dunia moderen yang penuh dengan kepura-puraan dan kebohongan, saling tipu menipu demi mendapat legitimasi oleh orang lain dan nilai-nilai dari pakaian itu sendiri tidak bisa diterapkan dalam diri anak muda sekarang, seperti kesederhanaan, memandang manusia sebagai mahluk yang sama, dan saling mengasihi satu sama lain. Hukum adat yang di terapkan oleh kepala adat, kadangkala dilanggar seperti dilarang berfoto ria ataupun Selfi di dalam kawasan adat, atau menggunakan teknologi moderen (handpone, kendaraan motor/mobil atau sejenisnya, sandal, ataupun alat moderen lainnya didalam kawasan adat Amma Toa). seharusnya, anak muda apalagi anak muda asli kajang, yang memberikan contoh kepada orang luar dari kebudayaan kajang, bukan malah sebaliknya. Generasi muda sebagai penerus atau pemberdayaan budaya adalah satu satunya harapan orang orang tua asli kajang, untuk menjaga, melestarikan kebudayaan atau adat ini. Kalau tidak bisa menjaga setidaknya tidak merusak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dewan Pengkhianat Rakyat (DPR)

Partai Politik Biang Keladi!!

Partai Politik Telah Mati (Momen Pilkada 2024)